Induktor : Pengertian Dasar Cara Kerja dan Macam Jenisnya - jufrika com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
after 10 years jufrika.com will be shutdown in end on year 2024 , thanks you for always visiting my website , hope you helpfull with my content :'(

Induktor : Pengertian Dasar Cara Kerja dan Macam Jenisnya

Pengertian Induktor

Induktor, reaktor atau coil adalah sebuah komponen elektronika pasif yang memiliki bentuk torus, berfungsi sebagai komponen penyimpan energi pada medan magnet yang dihasilkan oleh arus listrik yang melewatinya. 

Kapasitas induktor untuk menyimpan energi magnetik ini diukur melalui parameter yang disebut induktansi, yang diukur dalam satuan Henry (H).

Kemudian untuk satuan turunan dari Henry ada milihenry (mH) dan microhenry (µH), digunakan untuk mengukur induktansi. Induktansi sendiri dapat diwakili oleh simbol "L" dalam rangkaian elektronika.

Nilai induktansi sebuah induktor (coil) dipengaruhi oleh empat faktor utama:

  1. Jumlah Lilitan: Semakin banyak lilitan pada induktor, maka induktansinya akan semakin tinggi.
  2. Diameter Induktor :  Semakin besar diameter, semakin tinggi induktansinya.
  3. Permeabilitas Inti : Jenis bahan inti yang digunakan, seperti udara, besi, atau ferit.
  4. Ukuran Panjang Induktor : Semakin pendek induktor, semakin tinggi induktansinya.

Simbol dan Bentuk Induktor secara umum seperti gambar berikut ini :

 

Cara Kerja Induktor

Induktor beroperasi berdasarkan prinsip elektromagnetik Faraday. Saat arus listrik mengalir melalui gulungan induktor, terjadi peningkatan medan magnet di sekitarnya. Ketika terjadi perubahan dalam arus, medan magnetik ini ikut berubah, sehingga menimbulkan voltase (tegangan) dalam induktor sesuai dengan prinsip Faraday.

 


Secara sederhana, induktor bekerja dengan menyimpan energi magnetik dalam medan magnet yang dihasilkannya, dan kemudian melepaskannya saat terjadi perubahan dalam arus yang melintasinya.

Macam Macam dan Jenis Induktor

Ada berbagai macam dan jenis induktor yang di gunakan di dalam dunia elektronika, yaitu sebagai berikut :


Dimana perbedaan antar jenis induktor dijelaskan sebagai berikut :

  1. Induktor Air Core - Memanfaatkan Udara sebagai Inti 
  2. Induktor Iron Core - Menggunakan Besi sebagai Inti 
  3. Induktor Ferrite Core - Memanfaatkan Ferit sebagai Inti 
  4. Induktor Torroidal Core - Memanfaatkan Inti yang berbentuk O Ring (bentuk Donat) 
  5. Induktor Laminated Core - Menggunakan Inti yang terdiri dari beberapa lapisan lempengan logam yang ditempelkan secara paralel. Setiap lempengan logam dilapisi dengan isolator.
  6. Induktor Variabel - Merupakan induktor yang dapat diatur nilai induktansinya sesuai keinginan. Inti dari Induktor Variabel umumnya terbuat dari bahan Ferit yang dapat diputar-putar. 

Itulah teori pengertian dasar induktor dan juga cara kerja serta berbagai bentuk macam dan jenis induktor yang disajikan beserta gambar agar lebih mudah dipahami, semoga dapat menambah referensi ilmu sobat.

close