Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Rahasia Bekerja Lebih Fokus dan Efisien Berjam Jam

apakah sobat merupakan seorang yang sibuk? Banyak tugas ataupun pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh, namun dalam keadaan disekitar yang tidak seimbang membuat sobat mulai tidak fokus dalam berkerja dan masalah terjadi.


Padahal Orang yang produktif adalah orang yang dapat berkarya dengan memanfaatkan waktunya seefektif mungkin.Tanpa disadari, fokus dalam bekerja teralihkan, pekerjaan menjadi terbengkalai. sobat pun dituntut untuk bisa menjaga diri agar selalu fokus dalam bekerja.

Hal itu biasanya sulit dilakukan bagi sebagian orang. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa sobat adalah bagian yang bisa melajalankannya. Berikut beberapa tips rahasia yang bisa sobat coba atasi jika mulai merasa tidak fokus bekerja:

Buat Jadwal Pekerjaan (Scheduling)

 Apabila sobat memiliki beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan dalam tenggat waktu berbarengan (deadline), tentukan pekerjaan paling penting dan buat skala prioritas untuk menyusun mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Dengan membuat jadwal pekerjaan, sobat menjadi tahu pekerjaan untuk diprioritaskan.

Dengan begitu, meskipun perasaan dan pikiran kerap meminta berhenti, sobat bisa dahulukan menyelesaikan pekerjaan utama. Jangan lupa berusaha memotivasi diri agar konsisten dengan jadwal yang telah dibuat.

Tidak melakukan Sekaligus (Multitasking)
 

Untuk sebagian orang, aktivitas multitasking diyakini dapat membuat pekerjaan lebih efisien. Namun ternyata multitasking tidak selamanya baik. Multitasking justru dapat memecahkan fokus karena harus berganti kegiatan setiap kali hendak mengerjakan pekerjaan lainnya membuat sobat akan mulai melambat dan bahkan kehilangan fokus.

Bahkan hal ini sudah terbukti ketika Mahasiswa Standford University melakukan eksperimen, dimana experimentnya berisi sekelompok mahasiswa acak, dimana dibagi menjadi 2 tim, tim pertama diminta untuk menghabiskan 30 menit secara sekaligus untuk membuat playlist musik, chatting, dan menulis sebuah tulisan pendek. 

Sedangkan tim kedua hanya berfokus pada masing-masing aktivitas tersebut, masing-masing selama 10 menit. Setelah itu, mereka diberi tes memori.

Dan hasil dari test tersebut, terbukti yang bekerja satu pekerjaan lalu setelah selesai baru kepekerjaan lainnya (single task) secara signifikan bekerja lebih baik daripada yang mengerjakan pekerjaan secara multitasker.

 
Ambil jeda waktu istirahat (Rest)

 
Saat sibuk bekerja, tidak jarang beberapa orang lupa untuk mengambil waktu istirahat. Biasanya, ketatnya deadline dan tugas yang datang tak henti-henti membuat sobat enggan mengambil jeda waktu istirahat sebentar saja. Padahal, istirahat di sela-sela waktu bekerja baik bagi pikiran dan tubuh. 

Tak butuh waktu lama untuk istirahat. sobat bisa mengambil waktu sekitar 15-20 menit untuk sekadar berjalan-jalan di sekitar meja kerja atau mendengarkan musik instrumental yang menenangkan pikiran,scrooling sosmed pun tak jadi masalah.

Kegiatan seperti tersebut dapat menghilangkan kepenatan. Pikiran sobat pun seketika segar saat kembali pada pekerjaan, namun tetap ingat waktu jangan kebablasan.

Atur penggunaan gadget

 
Agar pekerjaan sobat cepat selesai, sobat juga perlu mengatur penggunaan ponsel serta segala aplikasi percakapan. Notifikasi yang masuk sering kali membuat sobat merasa harus mengeceknya.

Memang,sobat pun tidak bisa begitu saja memutuskan perangkat komunikasi untuk menghindari gangguan. Ini karena mengingat fungsinya juga penting untuk berkomunikasi dengan rekan atau kolega, terlebih umumnya kini komunikasi pekerjaan melalui pesan instan WhatsApp.

Untuk mengatasi masalah tersebut, saat ini sobat bisa menggunakan fasilitas WhatApp Web, untuk cara menghubungkan smartphone ke laptop melalui WhatsApp web pun cukup dengan scan barcode atau selengkapnya bisa sobat baca pada artikel dibawah ini :

 
to close