Diagram Fishbone dalam Dunia Industri - jufrika com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
after 10 years jufrika.com will be shutdown in end on year 2024 , thanks you for always visiting my website , hope you helpfull with my content :'(

Diagram Fishbone dalam Dunia Industri

Salah satu dari QC 7 Tools yang sering digunakan yaitu Fishbone Diagram. Fishbone diagram atau diagram tulang ikan merupakan suatu diagram yang menggambarkan hubungan sebab serta akibat. Penemu metode ini adalah Dr. Kaoru Ishikawa seorang Quality Expert asal Jepang pada Tahun 1953. Dimana Fishbone diagram ini juga biasa disebut diagram sebab akibat, maupun diagram ishikawa. 


Prinsip Kerja Fishbone

Prinsip dari Metode ini adalah menggunakan prinsip 5W (5 Why?), dimana menyusun 5 W 1 Hingga 2 menggunakan urutan sebagai berikut :
 


  1. Why 1 diisi dengan ketidaknormalan yang terjadi
  2. Why 2 diisi dengan Kelanjutan dari sebab
  3. Why 3 diisi dengan Kelanjutan dari sebab
  4. Why 4 diisi dengan Kelanjutan dari sebab
  5. Why 5 diisi dengan Akar sebab /masalah

Manfaat Diagram Fishbone

Tools jika tidak memiliki manfaat maka tidak perlu digunakan, fishbone diagram tentu bermanfaat dalam analaisa QC, apa saja manfaat menggunakan metode diagram fishbone ? Setidaknya ada 2 point utama yang penting dari penggunaan diagram fishbone.

  1. Dengan diagram fishbone dapat memperlihatkan faktor penyebab yang mempengaruhi masalah yang dihadapi.

  2. Dengan Diagram fishbone dapat mengelompokkan penyebab dalam beberapa kategori (4M+1E = Man, Material, Machine, Methode dan Environment) 

Cara Membuat Diagram Fishbone

Ada beberapa langkah yang harus ditempuh untuk membuat diagram fishbone diagram yaitu :
  • Gambarkan urutan proses kerja hingga awal hingga akhir dari problem yang timbul.
  • Buktikan dengan data dan dapatkan penyebab langsung permasalahan (Direct Cause)
  • Analisa Sebab – Akibat dengan cara mengelompokkan dalam 4M+1E. 
  • Setelah itu gunakan prinsip 5 W untuk masing-masing penyebab masalah, agar mendapatkan akar masalah. 
  • Kemudian cek tingkat kelogisannya dengan cara analisa sebab, analisa akibat dan analisa balik.
  • Terakhir Gambarkan dalam Fishbone Diagram.
Untuk lebih memahami mari simak fishbone diagram yang dibuat oleh dewi berikut :

Dimana dewi menganalisa mengapa penyebab berkurangnya permintaan pasar di industri kayu.

Dimana menurut Raman dan Basavaraj (2019) Adapun keuntungan utama dari metode ini adalah pemahaman yang jelas tentang masalah kausal dan bagaimana masalah tersebut mempengaruhi hasil akhir.

Nah sekarang sobat sudah bisa belajar menggunakan metode ini dalam mencari hubungan sebab-akibat suatu masalah yang sobat temui di industri, karena ternyata setelah dipelajari mudah bukan ? SC

close