Cara Menghitung Pemakaian Daya Listrik di Rumah Bocor atau Tidak? - jufrika com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
after 10 years jufrika.com will be shutdown in end on year 2024 , thanks you for always visiting my website , hope you helpfull with my content :'(

Cara Menghitung Pemakaian Daya Listrik di Rumah Bocor atau Tidak?

Saat ini perangkat elektronik maupun listrik sudah merupakan sesuatu yang wajib ada di setiap rumah. Terutama di daerah yang sudah dialiri listrik. Contoh minimal memiliki smartphone, TV, lampu, kipas, kulkas, setrika, rice cooker dan lain sebagainya. 

Semua alat maupun perangkat elektronik membutuhkan aliran listrik, dan setiap pemakaian daya listrik membutuhkan biaya/ cost, jika sumbernya dari PLN (Pembangkit Listrik Negara).

Nah namun apakah pernah sobat melihat tagihan listrik sobat membengkat? tidak seperti biasanya? Maka jika hal seperti itu muncul sobat perlu waspada. Apakah terjadi pencurian atau ada kabel listrik yang bocor.


Untuk itu diperlukan menghitung biaya listrik normal yang dibayarkan untuk perangkat elektronics di rumah sobat. Caranya bagaimana? Simak artikel jufrika.com berikut :

1. Mengetahui Tarif Dasar Listrik

Langkah pertama sobat harus mengetahui tarif dasar listrik di daerah tempat tinggal berada. Sebagai contoh untuk PLN Kota Batam saat ini, tarif daya listrik per kWh (kilowatt per jam) adalah Rp. 1.058,92 untuk tarif (R-1/TR) dengan daya 10A (2.200VA).

2. Menghitung Dengan Rumus perhitungan biaya listrik perangkat.

Setelah mengetahui Tarik Listrik PLN sobat, langkah selanjutnya ialah menghitung biaya listrik perjam dan perbulannya. Berikut ini contoh perhitungan biaya listrik perangkat elektronik di rumah (contoh kasus AC membutuhkan di label 800 watt). Sehingga :

Diketahui  :

Daya Listrik : 800 watt
Tarif Listrik/ kWh (kW per Jam) : Rp. 1.058,92
 

Ditanya :

Berapa Biaya Listrik per Jam :.. ?

Penyelesaian :

Biaya Listrik per Jam =  tarif PLN / kWh *Watt
Biaya Listrik per Jam = (Rp. 1.058,92 / kWh) * (0,8 kW)
Biaya Listrik per Jam = Rp. 847,136

Berdasarkan perhitungan diatas, kita perlu membayar sekitar Rp. 847,136 /Jam nya. Bagaimana jika rata-rata sebulan untuk pemakaian AC tersebut? Jika setiap harinya AC menyala kurang lebih 12 Jam diwaktu pagi karna terik matahari. 

Ditanya :

Berapa Biaya Listrik Sebulan dengan setiap hari perangkat hidup 12 Jam?

Rumus :

Listrik per Jam * Jumlah Jam * Jumlah Hari Sebulan 

(Rp. 847,136) * (12 Jam) * (30 Hari) = Rp. 304.968,96.

Sehingga diketahui AC Sebulan menghabiskan biaya Rp. 304.968,96. Jika perangkat elektronik sobat lebih dari satu perangkat maka hitung dengan cara yang sama lalu jumlahkan.

Contoh :

AC+TV+Lampu+Wifi

300.000+50.000+30.000+20.000

Nah jika ternyata ketika di hitung terjadi perbedaan yang cukup signifikan maka sobat perlu waspada terjadi kebocoran arus, atau pencurian arus listrik di rumah sobat. Jika terjadi kebocoran arus maka sobat harus mengetahui instalasi listrik di rumah sobat dari sumber PLN hingga ke perangkat yang terhubung. 

close