Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cangkok Tulang (Bone Graft) : Jenis, Penyebab, dan Prosedurnya

Cangkok tulang merupakan suatu prosedur medis yang penting dalam dunia kesehatan modern. Artikel ini akan membahas berbagai aspek cangkok tulang, termasuk jenis-jenisnya, prosedur cangkok tulang kaki, operasi cangkok tulang, dan cangkok tulang belakang. 


Harapan dari artikel ini pembaca jufrika.com mendapatkan Pengetahuan mendalam tentang topik ini dapat membantu orang memahami prosesnya, manfaatnya, dan kapan sebaiknya melakukan cangkok tulang.

1. Jenis-Jenis Cangkok Tulang

Cangkok tulang dapat dilakukan dengan berbagai metode, misal cangkok otograft (tulang dari tubuh sendiri), allograft (tulang dari donor yang sama spesies), dan xenograft (tulang dari donor spesies lain). berikut perbedaan detail mengenai jenis jenis cangkok tulang tersebut :

  1. Cangkok Otograft : Cangkok otograft adalah prosedur cangkok tulang yang menggunakan tulang dari bagian tubuh pasien sendiri.

    • Keuntungan: Karena tulang berasal dari pasien sendiri, risiko penolakan minimal dan integrasi dengan tubuh lebih baik.
    • Kondisi Pemakaian: Umumnya digunakan dalam cangkok tulang kecil atau pada area yang tidak membutuhkan jumlah tulang besar.
  2. Cangkok Allograft : Cangkok allograft melibatkan penggunaan tulang dari donor yang sejenis spesies dengan penerima.

    • Keuntungan: Dapat memberikan jumlah tulang yang lebih besar daripada otograft. Tersedia dalam bentuk tulang mati atau tulang hidup.
    • Kondisi Pemakaian: Digunakan ketika pasien tidak memiliki cukup tulang sendiri atau untuk cangkok tulang besar seperti pada operasi penggantian sendi.
  3. Cangkok Xenograft : Cangkok xenograft melibatkan penggunaan tulang dari donor yang berasal dari spesies yang berbeda.

    • Keuntungan: Sumber tulang yang lebih mudah didapatkan dan dapat digunakan dalam cangkok tulang non-kritis.
    • Kondisi Pemakaian: Terutama digunakan pada area yang tidak memerlukan integrasi tulang yang sangat baik, seperti pada operasi ortopedi.
  4. Cangkok Autograft Vaskularisasi : Proses di mana tulang autograft disertai oleh pembuluh darahnya sendiri.

    • Keuntungan: Meningkatkan kemungkinan kelangsungan hidup tulang dan membantu percepatan penyembuhan.
    • Kondisi Pemakaian: Digunakan pada cangkok tulang besar atau pada pasien dengan risiko penyembuhan yang rendah.
  5. Cangkok Alloplastik : Cangkok alloplastik menggunakan material buatan manusia, seperti logam atau polimer, sebagai pengganti tulang.

    • Keuntungan: Tidak memerlukan donor tulang manusia dan dapat diukur sesuai kebutuhan.
    • Kondisi Pemakaian: Biasanya digunakan dalam operasi ortopedi, terutama pada penggantian sendi atau pemulihan kerusakan tulang besar.
  6. Cangkok Bone Marrow : Atau biasa disebut Cangkok tulang sumsum tulang, menggunakan sel-sel sumsum tulang untuk mempercepat penyembuhan dan pembentukan tulang.

    • Keuntungan: Meningkatkan proses regenerasi tulang dan pembentukan jaringan baru.
    • Kondisi Pemakaian: Digunakan dalam kasus yang memerlukan stimulasi tambahan untuk proses penyembuhan, terutama pada fraktur atau cangkok tulang besar.

2. Penyebab Perlunya Cangkok Tulang 

A. Cangkok Tulang Tangan dan Kaki : Solusi untuk Masalah Kaki yang Parah

Cangkok tulang kaki adalah prosedur khusus yang sering diperlukan untuk mengatasi masalah serius pada kaki, seperti cedera parah, fraktur yang sulit sembuh karena kalus tidak mau keras atau tidak tumbuh, jarak fracture yang terlalu jauh atau kondisi medis tertentu. 

B. Cangkok Tulang Belakang: Solusi untuk Masalah Tulang Belakang yang Parah

Cangkok tulang belakang adalah prosedur yang umumnya dilakukan untuk mengatasi masalah serius pada tulang belakang, seperti hernia diskus atau deformitas tulang belakang.

3. Prosedur Operasi Cangkok Tulang 

Dimana prosedur umum untuk melakukan operasi cangkok tulang baik itu di kaki maupun tulang belakang atau bagian tubuh lain jika memang dokter menyarakankan untuk melakukan tindakan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Evaluasi pasien - disini tahap konsultasi dengan dokter dengan data laboratorium seperti x ray atau MRI.
  • Persiapan Pasien - dimana disini diberikan pengertian kepada pasien mengapa harus dan bagaimana resikonya.
  • Anestesi - agar prosedur operasi berjalan normal dan tidak sakit.
  • Pemilihan Jenis Cangkok Tulang - dimana ini menjadi tugas dokter memilih jenis cangkok sesuai kondisi pasien.
  • Pengambilan Cangkok - pengambilan cangkok sesuai jenis cangkok yang akan dilakukan.
  • Penempatan Cangkok - penempatan cangkok dimana fracture atau patah tulang perlu penyembuhan.
  • Fiksasi Cangkok - agar tidak bergeser biasa cangkok juga diberikan pen atau sekrup.
  • Penutupan Luka - disini dokter bedah akan menutup luka dengan jahitan atau perban steril
  • Kontrol pasien  - untuk masa pemulihan, perawatan, dan pemantauan jangka panjang.

Kesimpulan

Memahami segala hal tentang cangkok tulang adalah langkah awal yang penting dalam mengatasi masalah kesehatan tertentu. Artikel ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang jenis-jenis cangkok tulang, prosedur cangkok tulang kaki, operasi cangkok tulang, dan cangkok tulang belakang. Dengan pengetahuan ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih baik terkait dengan kesehatan tulang mereka.

to close