Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan Dasar Cat Oven vs Cat Siram Mana yang lebih Baik?

Sobat ada rencana mau mengecat total mobil kesayangan sobat, lalu dihadapkan pilihan untuk mengecat dengan cara cat biasa alias cat siram dan cat oven. Apa yang mendasari perbedaan keduanya? Apa efeknya di mobil kesayangan sobat? Simak artikel berikut sampai tuntas.

 

Umumnya warna cat mobil akan berubah seiring waktu dan usia, semakin lama warna cat akan semakin kusam, berjamur. Disebabkan tentunya dengan aktivitas menggunakan kendaraan mobil itu sendiri terkena debu, panas matahari, batu, aspal, tergores dan lain sebagainya.

ilustrasi

 

Dan satu satunya cara selain membeli mobil baru, untuk mengembalikan kondisi seperti baru ialah mengecat ulang body mobil sobat yang telah memudar itu.

Banyak bengkel cat yang menawarkan untuk mengecat oven, atau bahkan pengecatan siram. Lalu apakah perbedaan dari kedua cat tersebut?

1. Cat Oven

Banyak yang beranggapan bahwa cat oven lebih baik dari cat biasa/siram, hal ini diarekakan Cat Oven sebenarnya adalah  sistem pengecatan menggunakan area tertutup seolah olah di dalam Oven, atau biasa disebut Paint booth / spray booth yang merupakan sebuah ruang pengecatan yang tertutup yang digunakan untuk mengecat, sehingga mengurangi cat yg masih basah kena debu, kotoran dll.

Secara design ruangan paint booth umumnya seperti gambar dibawah ini

Nah istilah Oven sendiri muncul karena di Paint Booth profesional menyediakan juga elemen pemanas baik heater maupun infra red thermal lamp (lampu Infra Merah) yang bisa memanaskan suhu ruangan sampai dengan 60 derajat Celcius.



Harga Paint booth profesional ini sangat mahal, sehingga tidak banyak bengkel yang memakainya. Sebagai alternatif, banyak bengkel yang membuat Paint booth custom. Di Paint booth custom ini, prinsipnya sama yaitu airflow yang bersih, tetapi biasanya tidak menggunakan heater maupun lampu Infra Red karena investasinya yang mahal. Sebagai pengganti heater,  digunakan lampu sorot / lampu tembak berdaya 300W sebanyak 6 – 8 buah per booth. Lampu sebanyak ini jika efektif, akan dapat menghasilkan panas hingga 40 derajat celcius.

 

 

Nah dari situ saja sangat wajar kalau biaya melakukan cat oven cukup mahal dibanding cat biasa, karna catnya sendiri berbeda untuk oven khusus cat oven sehingga menghasilkan warna yang lebih kinclong,  juga lebih tahan lama (tidak cepat bias) dan lebih tahan gores karna kerasnya cat dipanaskan dengan suhu stabil.bahkan jika terjadi kebakaran cat mobil jenis oven tidak memicu/memperbesar api (alias tidak ikut terbakar).

 

2. Cat Biasa/ Siram

Cat biasa atau siram adalah teknik pengecatan dengan cara menimpa cat lama secara langsung dengan proses yang sangat simple, walau simple harus dilakukan oleh yang sudah profesional jika ingin hasilnya bagus.

 

Biasanya proses untuk menimpa cat mobil lama dengan cara "siram", pertama perlu diamplas lalu di epoxy primer kemudian di cat lantas divernis (cat clear), pengeringannya juga biasa memanfaatkan panas matahari saja, dikarenakan mengandalkan panas matahari sebagai pengeringnya tentu hasilnya tergantung cuaca. Jika pas lagi mendung dan dipaksa buat ngecat tentu hasilnya kurang begitu maksimal.

 



Karena pengerjaanya diruang terbuka butiran debu dan serangga kecil gampang sekali nempel terutama saat proses clear Coat. Namun bengkel biasa memiliki cara untuk menghaluskan cat akibat debu dan serangga yang menempel yaitu dengan mengamplasnya. Proses ini juga membantu menghilangkan cat tekstur kulit jeruk.

 

Karna proses yang simple ini lah cat biasa menjadi lebih murah dibandingkan cat oven, untuk segi kualitas jika ingin melebihi cat oven tentu sobat perlu mencari referensi cat siram yang sudah dipercaya orang atau sudah profesional. 


Itulah perbedaan mendasar dari cat oven versus cat siram, jadi sobat memilih untuk mengecat mobil sobat menggunakan metode apa?


to close